5 Tips Membangun Bisnis Fotografi Dengan Budget Yang Terbatas РKata siapa berbisnis di bidang fotografi perlu modal yang besar? Pasalnya profesi dalam bidang fotografi untuk membangun bisnis ini, anda hanya perlu minat dan passion dalam bidang fotografi.   Fotografi juga bisa menjadi peluang bisnis bagi siapapun. Bahkan bisa dikerjakan oleh anak kosan, pelajar, mahasiswa, atau yang lainnya. Yang terpenting anda memiliki kamera dan skill memotret gambar, anda bisa dengan mudah mendapatkan pundi-pundi uang dari bisnis yang satu ini.

Namun sayangnya, masih banyak orang yang tidak mengerti bagaimana menjalankan usaha atau bisnis dalam bidang fotografi sampai sukses. Namun tahukah anda? meskipun anda mempunyai modal yang terbatas sekalipun, hal tersebut bukanlah penghalang untuk bisa mendapatkan penghasilan sebagai fotografer.

Berikut beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk meraup pundi-pundi rupiah dari fotografi :

  • Belajar Fotografi Terlebih Dahulu

Apabila anda ingin menjalani usaha di bidang fotografi, tentu saja anda harus memahami serta menguasai seputar dunia tersebut. Anda harus belajar terlebih dahulu dan asah terus kemampuan memotret gambar, ambil posisi yang pas dengan hasil yang terbaik. Anda juga harus melakukan hal ini secara berkelanjutan. Belajar ibarat sebuah pisau, harus diasah supaya semakin tajam, pisau yang tidak pernah diasah pasti akan tumpul juga.

Belajar bisa melalui berbagai cara, anda bisa belajar secara otodidak ataupun non otodidak. Kursus fotografi juga tersedia dimana-mana untuk bisa menguasai teknik-teknik yang berkaitan dengan fotografi. Apabila anda serius dan tekun belajar, anda tidak memerlukan waktu yang lama. Anda pasti akan menguasai. Keahlian ini juga menjadi modal penting bagi siapapun yang ingin berbisnis di bidang fotografi.

  • Buat Portofolio Terbaik

Belajar saja tidak cukup sebagai modal awal. Anda juga perlu menyediakan portofolio foto hasil jepretan anda sebagai bukti seberapa jago anda dalam memotret. Hal ini merupakan hal penting untuk memamerkan karya terbaik. Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin. Anda bisa memulainya dengan memotret teman atau keluarga sendiri, lalu anda minta pendapat mereka tentang kualitas gambar tersebut. Apabila mereka merasa hasilnya bagus, anda bisa menjadikan hasil foto tersebut sebagai portofolio. Anda juga bisa memotret objek barang atau pemandangan alam untuk memperbanyak koleksi.

Portofolio tersebut bisa anda taruh dimana saja, seperti media sosial instagram dan Facebook, blog, dan sebuah website. Lalu publikasikan hasil karya agar dapat dilihat oleh konsumen melalui internet. Apabila mereka tertarik, besar kemungkinan mereka pada akhirnya akan menggunakan jasa fotografi anda.

  • Menjadi Fotografi Freelance Terlebih Dahulu

Tidak perlu benar-benar memiliki studio fotografi sendiri. Anda bisa memulai semuanya dari nol. Dalam fotografi, anda bisa mulai menjadi fotografi freelance terlebih dahulu sebagai permulaan. Anda hanya perlu mencari konsumen dari mana saja termasuk media sosial. Jadi, anda bisa mendapatkan order atau pesanan dari orang lain via telepon ataupun email untuk pemotretannya.

Penghasilan dari seorang fotografer memang terkadang tidak menentu. Namun hal ini merupakan sebuah proses. Tetaplah memberikan pelayanan dan hasil terbaik kepada client. sebab bukanlah hal yang tidak mungkin jasa anda akan menjadi langganannya. Bahkan anda bisa saja diajak bekerjasama untuk mengerjakan proyek yang jauh lebih besar.

  • Membeli Kamera yang Lebih Bagus

Namun tentu saja untuk bergelut di dunia freelancer, anda harus memiliki fasilitas pribadi. Dalam hal ini anda bisa membeli kamera yang lebih bagus. Nah, untuk membelinya, anda bisa mulai dengan mengumpulkan sedikit demi sedikit penghasilan anda selama menjadi pekerja lepas. Lalu belilah kamera baru yang jauh lebih bagus daripada sebelumnya.

Kamera yang berkualitas akan memberikan banyak keuntungan guna perkembangan bisnis fotografi anda. Mungkin penggunanya sedikit lebih sulit, namun hasil gambar jauh lebih baik daripada kamera dengan kualitas yang biasa saja. Namun semuanya kembali kepada si pemilik kamera. Oleh karena itu, anda perlu mempelajari fotografi terlebih dahulu untuk memahami penggunaan kamera.

  • Jual Karya di Internet

Yang perlu anda ketahui bahwa fotografi bukan bukan hanya sekadar memotret satu orang, dua orang, atau banyak orang. Anda juga perlu menjual karya fotografi anda di internet. Hal ini untuk berjaga-jaga pada waktu-waktu tertentu, bisa saja tidak ada yang menggunakan jasa anda sama sekali. Dengan hal ini, anda masih bisa mendapatkan penghasilan sebagai fotografer.

Potret apapun yang menarik yang ada di disekitar anda. Lalu taruh hasil karya tersebut di beberapa website penyedia foto/gambar.

Ada banyak laman yang akan memberikan anda penghasilan menarik dari sebuah foto seperti Shutterstock, Dreamsite, Sribulencer dan Istockphoto. Anda cukup mendaftar keanggotaan dan jual di laman-laman tersebut. Melalui hasil karya terbaik, anda bukan tidak mungkin bisa mendapatkan $10 setiap harinya.

Demikian beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk memulai bisnis fotografi. Tentu saja dengan ketekunan, konsisten, dan kerja keras bukanlah suatu hal yang mustahil bahwa suatu saat nanti anda bisa memiliki studio foto sendiri. Semoga bermanfaat!